Menetap bersama ratusan hingga ribuan orang dengan latar belakang yang heterogen merupakan laboratorium sosial yang unik, di mana kehidupan berasrama memaksa setiap individu untuk menanggalkan ego pribadinya demi menjaga keharmonisan lingkungan komunal. Di pesantren, tidak ada ruang bagi sikap individualistis yang ekstrem. Setiap aktivitas dilakukan secara kolektif, mulai dari antre mandi, makan bersama dalam talam…
