Pendidikan karakter yang paling efektif adalah melalui praktik Ketauladanan sebagai Ketentuan Wajib. Dalam konteks pesantren, ketauladanan ini mutlak harus diperankan oleh figur sentral. Hal ini memastikan bahwa ajaran tidak hanya berupa teori, tetapi terlihat dalam perilaku sehari-hari. Figur sentral tersebut adalah Peran Syaikhuna, atau kyai/pimpinan pondok. Syaikhuna bukan hanya pengajar, tetapi ayah spiritual dan panutan…
